Monday, November 08, 2004

KAPAN MINUM OBAT JIKA SEDANG PUASA? Bagian 3

Penderita Hipertensi
Tekanan darah tinggi dapat digolongkan menjadi tiga kategori, yaitu berat, sedang dan ringan. Bagi penderita hipertensi ringan, puasa ialah salah satu cara untuk dapat mengendalikannya. Dengan berpuasa, asupan makanan, terutama yang merupakan pemicu naiknya tekanan darah seperti makanan dengan kadar garam atau kandungan lemak tinggi, akan berkurang. Rokok, yang juga dituduh sebagai biang naiknya tensi, pasti akan dibatasi juga. Sehingga secara tidak langsung puasa merupakan cara untuk membiasakan gaya hidup sehat.
Tetapi jika tekanan darah cenderung sulit ditolerir, mau tidak mau obat adalah jalan keluarnya. Obat antihipertensi kini sudah banyak yang diformulasi untuk pemakaian sekali untuk satu hari. Jika dokter telah meresepkan pada anda obat antihipertensi semacam ini, lebih disarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat tersebut dapat mengendalikan tekanan darah selama anda beraktivitas di siang hari.

Penderita Maag
Penyakit maag terjadi apabila jumlah asam lambung meningkat. Pola makan yang tidak teratur, makan makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam serta karena kondisi psikologis seperti stres merupakan hal-hal yang merangsang peningkatan produksi asam lambung. Untuk mengatasi nyeri lambung, penderita maag sudah tidak asing lagi dengan obat-obat antasida. Bila diperlukan, obat antasida dapat diminum sampai tiga kali dalam sehari.
Namun ada pula golongan obat maag bukan antasida yang dosis pemakaiannya hanya satu atau dua kali sehari. Jika anda adalah penderita maag dan dokter telah meresepkan obat yang hanya digunakan sekali dalam sehari, misalnya obat yang mengandung omeprazol atau lansoprazol, sebaiknya diminum pada malam hari sebelum tidur. Sedangkan obat maag yang berisi ranitidin atau famotidin, yang lazimnya diberikan sehari dua kali, maka hendaknya dipilih saat malam hari sebelum tidur dan pada waktu makan sahur.

(HPP)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home