Wednesday, November 10, 2004

KAPAN MINUM OBAT JIKA SEDANG PUASA? Bagian 4

Penderita Diabetes

Seperti halnya hipertensi, ada pula kelompok diabetes berat, sedang dan ringan. Anda penderita diabetes ringan? Jangan khawatir, karena puasa cenderung dapat membantu mengendalikan kadar gula darah anda tetap normal. Pada umumnya kadar gula darah penderita diabetes ringan dapat dikendalikan hanya dengan membiasakan gaya hidup sehat. Obat, sepertinya tidak menjadi keharusan untuk dikonsumsi. Tetapi bagaimana jika anda adalah seorang penderita diabetes yang harus rutin minum obat agar kadar gula darah tetap terkontrol?
Ada beberapa macam obat antidiabetes yang masing-masing mempunyai cara kerja dan waktu pemakaian yang berbeda. Sebagai contoh ialah obat antidiabetes yang hanya cukup diminum satu kali dalam sehari, misalnya obat yang mengandung bahan aktif dengan nama glipizid. Pemilihan waktu mengkonsumsi obat jenis ini sebaiknya pada saat berbuka puasa, karena pada saat tersebut ada kecenderungan kadar gula dalam darah akan meningkat berlebihan, sehingga obat ini dapat bekerja untuk mengontrolnya.
Namun apabila obat antidiabetes anda diresepkan untuk pemakaian dua kali dalam sehari, lebih disarankan untuk diminum saat berbuka puasa dan malam hari sebelum tidur. Hindari penggunaan obat-obat tersebut pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa pada siang harinya.
Hipoglikemia adalah suatu kondisi dimana kadar gula dalam darah dibawah nilai normal. Tanda-tanda hipoglikemia yang harus diwaspadai oleh penderita diabetes antara lain gelisah, mengeluarkan keringat dingin, badan lemah dan gemetar, detak jantung meningkat serta lidah dan bibir terasa kesemutan. Selain itu dapat pula menunjukkan gejala sakit kepala, pucat, pandangan mata kabur sampai dengan kejang-kejang. Hal ini sangat berbahaya, terutama jika pasokan gula darah ke otak sangat kurang, karena dapat berakibat fatal yang berakhir dengan kematian.
Apabila hipoglikemia terjadi, hendaknya penderita segera menghentikan puasa dan segera mengkonsumsi 10-20 gram gula (atau setara dengan 2-4 sendok teh gula). Pencegahan bahaya penurunan kadar gula dalam darah secara mendadak ini sangat penting bagi setiap penderita diabetes, sehingga disarankan agar setiap penderita selalu membawa gula atau permen kemanapun pergi.
Tidak semua obat bagi penderita diabetes mempunyai mekanisme kerja yang sama. Salah satu diantaranya ialah metformin, yang cara kerjanya sedikit berbeda dengan obat antidiabetes yang lain yaitu dengan cara meningkatkan kepekaan jaringan tubuh terhadap glukosa. Karena metformin tidak menyebabkan peningkatan kadar insulin dalam darah, maka obat ini tidak beresiko menimbulkan kondisi hipoglikemia. Oleh karena itu, jika anda mengetahui bahwa obat yang rutin anda minum saat ini berisi metformin, maka anda dapat meminumnya pada saat makan sahur. (HPP)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home