Monday, November 22, 2004

KAPAN MINUM OBAT JIKA SEDANG PUASA? Bagian 5 (Habis)

Sebelum, saat atau setelah makan?

Selain waktu penggunaan obat yang tepat, hal lain yang perlu diperhatikan adalah kapan anda boleh meminum obat; setelah makan, sebelum makan atau pada saat makan? Beberapa obat yang mempunyai efek iritasi pada saluran cerna hendaknya digunakan setelah makan atau pada saat makan. Pada umumnya, obat-obat yang berkhasiat sebagai penghilang rasa sakit, atau disebut analgesik, mempunyai efek iritasi tersebut.
Obat-obat lain justru diberikan untuk mencegah iritasi akibat adanya makanan, contohnya ialah antasida. Untuk obat jenis ini akan lebih diutamakan jika diminum sebelum makan. Ada pula obat yang dapat berinteraksi dengan komponen-komponen dalam makanan yang beraneka ragam. Dan perlu anda ketahui, bahwa respon setiap individu terhadap obat dapat sangat bervariasi. Kebiasaan hidup, pola makan, aktivitas sehari-hari adalah hal-hal yang sangat berpengaruh terhadap kerja obat dalam tubuh.
Jadi, bagaimana dengan obat yang anda minum saat ini? Jika anda ragu-ragu dengan obat yang anda gunakan, atau anda tidak tahu apa kandungan bahan aktifnya, bagaimana pengaruhnya dan efek samping apa yang mungkin muncul setelah penggunaan, hendaknya anda tidak segan-segan untuk berkonsultasi pada dokter atau apoteker anda. Bukankah “takut bertanya, sesat dijalan”? Jangan sampai anda tersesat saat menggunakan obat.
Yang perlu selalu diingat ialah bahwa puasa apapun jenisnya dan berapapun lamanya yang terpenting adalah perlunya ada persiapan yang matang. Menjalankan puasa jangan merupakan hal yang dipaksakan, melainkan suatu niat dan tekat untuk meraih suatu tujuan yang baik. (HPP)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home