Tuesday, December 07, 2004

MENGAPA HARUS DIARE? (Bagian 1)

Apabila kita diberi kemampuan melihat benda-benda yang sangat kecil, barangkali kita akan ngeri melihat begitu banyak bakteri yang ada di sekitar kita. Bakteri-bakteri itu dapat masuk melalui hidung, kulit, mulut, sampai akhirnya bersarang dalam tubuh. Tidak hanya bakteri, virus dan toksin lain juga berperan menimbulkan bahaya pada tubuh. Akan tetapi, atas kebesaran Tuhan, tubuh kita diberi karunia berupa sistem pertahanan terhadap serangan “teroris” itu. Dan diare merupakan salah satu bentuk mekanisme perlindungan tubuh yang alami terhadap serangan bahan-bahan berbahaya tersebut.
Diare adalah perubahan kebiasaan yang terjadi pada usus berupa peningkatan frekuensi pergerakan usus sehingga menghasilkan feses yang lunak dan berair. Perlu diketahui, bahwa frekuensi pergerakan usus tiap individu tidak sama.
Ada dua jenis diare, yaitu diare akut dan diare kronis. Diare akut biasanya disebabkan oleh pengaruh makanan atau infeksi, baik bakteri maupun virus. Pada umumnya, diare jenis ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam 2 sampai 3 hari tanpa obat. Sedangkan diare kronis berlangsung selama beberapa minggu yang mengindikasikan penyakit serius, sehingga perlu penanganan tenaga medis.
Selain disebabkan karena infeksi bakteri atau virus, diare dapat dipicu oleh kecemasan atau stres. Alkohol, makanan yang pedas dan berlemak juga dapat memicu diare pada beberapa orang. Diare dapat juga merupakan efek samping dari penggunaan obat. (HPP)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home